Laman

Minggu, 17 Januari 2016

Saatnya Bergerak !

       Sebuah realita tersajikan di hadapan kita setiap detiknya, repotase buramnya potret kehidupan masyarakat yang jauh dari nilai-nilai moralitas seakan menjadi menu pelengkap yang terpinggirkan karena dianggap bukan yang utama. Akibatnya, masyarakat semakin terjauhkan dari sebuah esensi terpenting dalam kehidupan. 

      Tidak adanya keteladanan dan jumud dalam membuka diri terhadap perubahan yang menggila menjadi aktor utama degradasi moral dan etika ummat, bersanding pula sistem yang lebih mengedepankan rasionalitas dan duniawi. Sebagian pula bertopengkan syariah menolak terhadap arus perubahan, sehingga akhirnya gagap menghadapi kompleksnya problematika.
          Keluarga  adalah pranata  terkecil yang merupakan tulang  punggung keberhasilan sebuah ummat . Di dalamnya dibutuhkan ayah dan ibu yang sinergis dan se-visi dalam membina rumah tangga dengan berpondasikan ilmu yang benar. Dari rumahlah semuanya berawal, faktor keteladanan adalah ruh utama terbentuknya sebuah karakter seorang anak. Sayangnya, tidak jarang keluarga juga menjadi sebuah virus yang menyebabkan seorang anak tergadaikan agama dan karakternya. Orangtua lebih mementingkan sebaris nilai dan selembar pengakuan kelulusan.
          Sebuah beban berat menanti ummat manakala hanya nilai ijazah yang menjadi parameter keberhasilan. Ditambah sistem pendidikan yang di desain menjadikan anak-anak seolah robot yang kita tanam sistem operasinya atau wayang dengan kita sebagai dalangnya. Kita tentukan mereka menjadi apa kelak. Padahal sejatinya setiap anak semenjak lahir memiliki keberagaman dan keunikan yang tersendiri satu dengan lainnya. Mereka adalah ’ pembelajar sejati yang berani bertanya dan bereksplorasi dengan cara mereka sendiri. Seharusnya kita memberikan rangsangan dan fasilitas serta bimbingan yang mumpuni untuk mengembangkan potensi mereka.
          Mencetak generasi qur`ani, berhatikan madinah bukan berarti menafikan bakat dan potensi anak serta daya khayal dan ciri khas mereka dalam tumbuh kembangnya sebagai seorang anak. Upaya terpadu nan sistematis harus tersaji dalam sebuah kurikulum kompherensif untuk merangkaikan itu semua untuk meraih apa yang mereka inginkan.

Jadi saatnya kita bergerak !
Untuk sebuah perubahan masa depan
Untuk anak- anak kita 

(AA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf
Memberikan komentar dengan santun dan bijak adalah diantara
kebaikan dan tata krama seseorang